Follow by Email

Sabtu, 03 Maret 2012

SEJARAH MATA UANG RUPIAH

  SEJARAHMATA UANG RUPIAH

Perkataan “Rupiah” berasal dari perkataan "Rupee", satuan mata uang India. Indonesia telah menggunakan mata uang Gulden belanda dari tahun 1610 hingga 1817. Setelah tahun 1817, dikenalkan mata uang Gulden hindia belanda. Mata uang rupiah pertama kali diperkenalkan secara resmi pada waktu Pendudukan Jepang sewaktu Perang dunia ke 2, dengan nama rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa (Javaans Bank, selanjutnya menjadi Bank Indonesia) memperkenalkan mata uang Rupiah jawa sebagai pengganti. Mata uang gulden NICA yang dibuat oleh sekutu dan beberapa mata uang yang dicetak kumpulan gerilya juga berlaku pada masa itu.
Pada 8 April 1947 Gubernur Propinsi Sumatera mengeluarkan rupiah URIPS-Uang Republik Indonesia
Sejak 2movember1949 empat tahun setelah merdeka, Indonesia menetapkan Rupiah sebagai mata uang kebangsaannya yang baru.kepulauan riau dan irian barat memiliki variasi rupiah mereka sendiri tetapi penggunaan mereka dibubarkan pada tahun 1964 di Riau dan 1974 di Irian Barat.

Krisis ekonomi asia tahun 1998 menyebabkan nilai rupiah jatuh sebanyak 35% dan membawa kejatuhan pemerintahan Soeharto.
Rupiah merupakan mata uang yang boleh ditukar dengan bebas tetapi didagangkan dengan pinalti disebabkan kadar inflasi yang tinggi.

Rupiah memiliki satuan di bawahnya. Pada masa awal kemerdekaan, rupiah disamakan nilainya dengan Gulden hindia belanda, sehingga dipakai pula satuan-satuan yang lebih kecil yang berlaku di masa kolonial. Berikut adalah satuan-satuan yang pernah dipakai namun tidak lagi dipakai karena penurunan nilai rupiah menyebabkan satuan itu tidak bernilai penting.
  • Sen, seperseratus rupiah (ada koin pecahan satu dan lima sen)
  • Cepeng,hepeng, seperempat sen, dari feng, dipakai di kalangan Tionghoa
  • Peser, setengah sen
  • Pincang, satu setengah sen
  • Gobangatau Benggol, dua setengah sen
  • ketip/kelip/stuiver (Bld.), lima sen (ada koin pecahannya)
  • picis, sepuluh sen (ada koin pecahannya)
  • tali, seperempat rupiah (25 sen, ada koin pecahan 25 dan 50 sen)
Terdapat pula satuan uang, yang nilainya adalah sepertiga tali.

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Silahkan baca ini..
    Kata Rupiah berasal dari bahasa Sanskerta: Ru-Pya, dengan cara penulisan huruf u ada garis – diatasnya, sehingga dibaca u lebih panjang.. Ruuuu Piya. Kata tersebut berarti Perak, khususnya perak yg dicetak/ditempa.

    Masih ada bukti yg lebih otentik asal muasal kata Rupiah itu.. Sebenarnya, nama Rupiah diambil dari kata “rupia” dalam bahasa Mongolia. Rupia sendiri juga berarti berarti: Perak, Itu sebabnya sampai sekarang kita sering bilang Rupiah sebagai Perak.. Misalnya Seratus Perak, Lima Ratus Perak dsb..

    Bahkan Rupee India sebenarnya juga berasal dari kata Rupia(Mongolia)Rupee dan Rupiah berasal dari kata yg sama, artinya keduanya sejajar
    Tidak benar sama sekali bahwa Rupiah berasal dari kata Rupee.

    Cetakan pertama Oeang RI 17 Oktober 1945.
    penggunaan ORI secara sah baru dimulai semenjak diresmikannya mata uang ini oleh pemerintah sebagai mata uang Indonesia pada 30 Oktober 1946. (Indonesia merdeka 17 Agustus 1945)

    Sementara, India merdeka tanggal 15 Agustus 1947, konstitusinya baru disahkan pada tanggal 26 Januari 1950..

    Coba dipikirkan.. masa sih Indonesia yg duluan merdeka dan mensahkan mata uangnya, malah niru India yg belakangan merdeka?

    BalasHapus